• (0271)-634634
  • rsmoewardi@jatengprov.go.id
  • Oleh 13
  • 2018-04-10

PEMBUKAAN PELATIHAN NURSING CARE PLAN DI RUANG PARANG KUSUMO RSUD Dr. MOEWARDI


PELATIHAN NCP (NURSING CARE PLAN) BERDASAR

SDKI, SLKI DAN SIKI

 

Perawat dalam memberikan asuhan keperawatan perlu didokumentasikan sebagai bukti tanggung jawab dan tanggung gugat. Pendokumentasian Asuhan Keperawatan perlu memperhatikan regulasi yang ada di  Indonesia. PPNI sebagai organisasi profesi perawat telah menyusun regulasi dalam hal penegakan diagnosa keperawatan dalam buku SDKI (Standar Diagnosis Keperawatan Indonesia), penetapan tujuan dan kriteria hasil dalam buku SLKI (Standar Luaran Keperawatan Indonesia) dan penetapan intervensi dalam buku SIKI (Standar Intervensi Keperawatan Indonesia). Buku SDKI sudah dilaunching pada tahun 2017 dan RS Dr. Moewardi telah melakukan pelatihan terkait SDKI pada tanggal 9-11 Mei 2017. Sedangkan Buku SLKI dan SIKI baru dilaunching pada acara HUT PPNI pada tanggal 17 Maret 2018.

 

Kebijakan di RS Moewardi dalam dokumentasi diagnosa keperawatan, tujuan dan kriteria hasil serta intervensi keperawatan dalam bentuk form NCP (Nursing Care Plan). NCP yang saat ini digunakan masih mengacu pada NANDA, NOC,NIC dan revisi terakhir pada tahun 2015. Berdasarkan hasil evaluasi, NCP tersebut belum mengakomodir semua area keperawatan.Berdasarkan latar belakang di atas maka diperlukan suatu kegiatan pelatihan untuk merumuskan NCP yang mengacu pada SDKI, SLKI & SIKI serta mengakomodir kebutuhan pada semua area keperawatan.

 

Pelatihan telah dilaksanakan selama 3 hari pada tanggal 10-12 April 2018 di ruang Parangkusumo gedung Nusa Indah Lantai 3. Pelatihan tersebut diikuti 40 orang perawat perwakilan dari 6 KSK (Kelompok Staf Keperawatan) yaitu KSK anak, maternitas, gawat darurat, kritis, medikal, bedah serta 3 KSK baru dalam proses pengembangan yaitu KSK Jantung, HD (hemodialisa) dan Onkologi. Narasumber pelatihan dari Pokja SDKI, SLKI, SIKI Dewan Pengurus Pusat PPNI yaitu Dally Rahman, SKep, M.Kep,Ns.Sp.Kep.M.B, Erlin Ifadah, SKep,Ns,M.Kep, Ns. Sp.Kep. M.B dan Endah Nurachmawati, S.Kep,M.Kep,Ns,Sp.Kep.Mat.

 

Pada proses pelatihan peserta diberikan penjelasan tentang konsep proses keperawatan, SDKI, SLKI, SIKI (3 S) serta cara penggunaan buku tersebut. Selanjutnya peserta dibagi dalam kelompok KSK masing-masing dan diberikan kasus untuk dapat berlatih analisa data serta menyusun NCP berdasarkan 3 S ( SDKI, SLKI, SIKI). Tahap terakhir kelompok langsung praktek di ruangan untuk dapat melakukan analisa data, menyusun NCP pada satu pasien secara nyata serta mengidentifikasi NCP yang dibutuhkan pada ruangan tersebut.

Hasil evaluasi pelatihan ini cukup baik, hal ini dibuktikan dengan peningkatan nilai secara bermakna dari nilai pre dan post test, dimana nilai post test semua peserta diatas 75 bahkan ada satu peserta dengan nilai 100. Hasil pelatihan ini dapat ditindaklanjuti dengan melakukan revisi NCP dengan berbasis 3 S (SDKI, SLKI dan SIKI) dengan memperhatikan analisis kebutuhan NCP pada setiap ruang rawat. Analisis tersebut dapat dilakukan oleh KSK sesuai dengan area kerja masing-masing. Semoga NCP revisi tahun 2018 dengan berbasis 3 S (SDKI, SLKI ,SIKI) segera terwujud. Maju terus perawat RSDM, bersama kita pasti bisa !

Tinggalkan Komentar